Foto 1. Kepala MTsN 40 Jakarta Barat, Asroh, M.Pd., menyampaikan arahan agar praktik baik pembelajaran
kontekstual terus dilanjutkan.
Jakarta Barat (Humas MTsN 40 Jakarta Barat) — MTs Negeri 40 Jakarta Barat melaksanakan kegiatan kokurikuler bertema “Membangun Generasi Berpengetahuan, Tangguh, Peduli, dan Berkarakter” pada Rabu (14/10/2026) di lapangan madrasah. Kegiatan edukasi, pelatihan keselamatan, dan aksi sosial ini dirancang untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan, serta karakter peserta didik melalui pembelajaran kontekstual yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan yang diikuti peserta didik dan guru serta tenaga kependidikan (GTK) MTsN 40 Jakarta Barat ini merupakan bagian dari upaya madrasah memperdalam dan menerapkan pembelajaran yang telah diperoleh di kelas. Melalui kegiatan praktik, peserta didik didorong memahami perilaku hidup bersih dan sehat, keselamatan diri, kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
Foto 2. Peserta didik dan GTK MTsN 40 Jakarta Barat mengikuti kegiatan kokurikuler Edukasi dan Pelatihan Keselamatan, Rabu (14/10/2026).
Rangkaian kegiatan meliputi penyampaian materi utama dari PMI Jakarta Barat yang disampaikan oleh Pak Joni bersama satu orang anggota tim PMI, simulasi atau praktik keselamatan, tanya jawab interaktif, serta pengisian lembar kerja peserta didik (LKPD) dan refleksi. Materi edukasi mencakup perilaku hidup bersih dan sehat, pencegahan perundungan, kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, etika pergaulan, tanggung jawab, serta penggunaan media digital secara bijak.
Pada sesi pelatihan keselamatan, peserta didik diperkenalkan pada potensi bahaya di lingkungan madrasah, prosedur evakuasi, jalur dan titik kumpul, serta pengetahuan dasar pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Peserta juga diarahkan untuk memahami langkah yang tepat saat menghadapi keadaan darurat dan cara melaporkan kejadian kepada pihak yang berwenang.
Kepala MTsN 40 Jakarta Barat, Asroh, M.Pd., menyampaikan pesan agar praktik baik pembelajaran seperti ini dapat dilanjutkan dan dikembangkan. Pembelajaran yang memadukan pengetahuan dengan pengalaman langsung diharapkan memberi manfaat nyata bagi peserta didik, sekaligus membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepedulian, dan kesiapsiagaan.
“Praktik baik pembelajaran seperti ini perlu dilanjutkan agar peserta didik tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan yang menumbuhkan kepedulian, tanggung jawab, dan kesiapsiagaan perlu terus dikembangkan.”
Sebagai tindak lanjut penguatan pendidikan keselamatan dan kepedulian sosial, kegiatan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) diharapkan dapat diaktifkan kembali. Program PMR dapat menjadi ruang bagi peserta didik untuk belajar pertolongan pertama, kepedulian terhadap sesama, kerja tim, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat.
PMI menyediakan program pendampingan gratis yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan kegiatan PMR di madrasah. Dengan koordinasi lebih lanjut bersama pihak PMI, madrasah diharapkan dapat menghidupkan kembali kegiatan PMR secara terarah dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan kokurikuler ini, MTsN 40 Jakarta Barat berharap peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keselamatan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Semangat ini sejalan dengan tema kegiatan, yaitu membangun generasi yang berpengetahuan, tangguh, peduli, dan berkarakter.

Posting Komentar